Kamis, 26 November 2015

Bisakah Kamu Mengertiku?

Apakah aku salah sebagai anak melawan semua bantahan mu?
Apakah salah kalau aku melakukan apa yang aku inginkan?
Apakah salah kalau aku tidak mendengar semua ocehanmu?
Apakah aku harus melakukan semua yang kau inginkan?

Jika aku berbuat salah, tegurlah aku dengan suaramu yang lembut, bukan kata-kata pedas yang keluar dari mulutmu. Karena semua ucapanmu itu adalah DOA bagiku.
Bisakah kau mengerti perasaanku ini?
Bukan hanya kamu yang ingin dimengerti tapi aku juga ingin dimengerti.
Aku bukan boneka yang bisa kau permainkan sesuka hatimu, aku juga manusia butuh istirahat, bukan semua pekerjaan yang sangat membebaniku.
Terkadang aku butuh liburan untuk menjernihkan pikiran yang selama ini membuatku stress, terkadang aku berbohong hanya karena kamu tidak dapat mengerti diriku bahwa aku ini sangat kelelahan.
Katamu semua itu hanya untuk demi kebaikanku bukan kebaikanmu. Sekarang aku ingin bertanya bukankah yang ingin sukses nanti itu adalah aku bukan dirimu, jika memang aku yang ingin sukses nanti maka TUNTUNLAH aku sebaik mungkin dengan perlakuan halus dan lembutmu, bukan dengan kata-kata kasar, makian dan lain-lain dari mulutmu.
Bisakah kamu mendengar keluhanku sekali saja?
Alasan kenapa aku tidak pernah akrab denganmu karena aku hanya ingin kau memahamiku.
Janganlah kamu bandingkan aku dengan yang lain. Karena kemampuan seseorang itu berbeda-beda, berikanlah aku semangat agar bisa menjadi yang lebih baik bukan perbandingan dari anak tetangga, teman kelasku dan lain-lain. Katamu setiap manusia itu punya kelebihan dan kelemahan, kenapa kau hanya melihat kelemahanku dan terus memarahi kelemahanku? cobalah lihat dari segi kelebihanku meskipun itu tidak sesuai dengan harapanmu.


Sekian dari tulisan saya. Saya tidak tau apakah ini puisi, pantun(?) dll. Tulisan ini hanya curhatan saja, bukan dari saya pribadi tapi dari kebanyakan saya membaca tentang betapa kerasnya orang tua dalam mendidik anak. Mungkin ada sebagian tentang saya. Semoga kalian suka :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar